Selamat menjalankan ibadah puasa ramadan 1432 H
Bulan Ramadan, bulan suci umat Islam. Bulan yang diwajibkan bagi umatnya yang mampu untuk berpuasa, dari terbit sampai terbenamnya matahari, sebulan penuh. Bulan yang penuh dengan pahala dan ampunan.
Puasa, dari lahirnya saja sudah merupakan perjuangan. Menahan lapar, haus dan hawa nafsu. Mau marah, karena sedang berpuasa, maka menahan, ini namanya belajar sabar. Mau berbuat tidak baik, karena sedang berpuasa, tidak jadi, ini mencegah dari hal tidak baik.
Selayaknyalah, berbuat baik, menghindari yang tidak baik dilakukan setiap saat, menjadi pijakan perbuatan setiap hembusan nafas.
Tapi karena kita manusia, yang diberi juga nafsu, maka kita sering lupa. Lupa, hakekat sebagai saudara sesama makhluk-Nya, bahwa setiap makhluk adalah bersaudara, atau lupa akan pencipta, sehingga takabur dan lupa untuk bersyukur. Atau nafsu kita lebih mendominasi daripada akal sehat.
Karena kita sering lupa, maka adanya latihan seperti puasa merupakan sarana menempa diri yang bagus. Dengan merasakan lapar dan haus, kita menyadari betapa lemahnya kita. Juga betapa beruntungnya, manahan lapar karena beribadah, sementara banyak dari saudara kita yang menahan lapar karena memang tidak mempunyai makanan.
Rasa lapar kalau di hayati juga bisa semakin mendekatkan kita untuk selalu mengingat-Nya. Karena lapar, tubuh dipaksa untuk lemah, sehingga daripada marah-marah, lebih baik istigfar atau berdzikir dalam hati.
Puasa juga mempunyai dimensi sosial, supaya kita lebih peduli akan orang-orang yang kurang beruntung.Berbahagialah kita, yang siang bisa berpuasa dengan khusyuk, tanpa terbebani haru sbekerja di bawah panas matahari, kemudian saat berbuka, tersedia hidangan lezat.
Banyak yang tidak bisa berpuasa, bukan karena tidak ingin, tapi beban pekerjaan yang berat, seperti para kuli angkut di pelabuhan, pasar, para pekerja bangunan, yang karena beban berat pekerjaan sehingga tak bisa berpuasa.
Atau banyak yang berpuasa karena keadaan yang memaksa. Karena tidak ada makanan cukup, sehingga puasa merupakan jalan untuk berhemat.
Jadi, bersyukurlah, bagi yang bisa berpuasa dengan khusyuk dan berbuka dengan menu yang cukup.
Dan puasa juga bisa menjadi solusi masalah bangsa. Dengan berpuasa, menahan untuk berbuat tidak baik. Ini saya kira penting sekali untuk negara ini, yang sudah banyak terjadi penyalahgunaan jabatan untuk kepentingan pribadi atau partai, korupsi oleh penyelenggara negara atau rakyatnya, pelanggaran hukum, dll.
Dengan berpuasa, semua akan menahan. Tidak korupsi, tidak menyuap, tidak menipu, tidak mengambil barang yang bukan haknya, tidak membuat aturan yang tidak adil, tidak melanggar aturan, tidak menyakiti orang lain, tidak waton suloyo, dan berusaha sabar.
Ya, semoga kita bisa berpuasa dengan benar, sehingga hasilnya juga baik. Karena waktu sebulan menahan lapar dan haus adalah perjuangan.
Selamat berpuasa...
posted on:8/4/2011 8:24:41 AM | by: meds | under: diary |
( 17 ) Komentar

