Harga BBM Mau Naik Lagi

Pemerintah SBY berencana menaikkan harga BBM bersubsidi, artinya subsidi akan dikurangi. Alasannya, harga minyak dunia yang melambung hampir mencapai USD 200 per barel (?), membuat subsid yang diberikan membengkak dari asumsi APBN. Selain itu, seperti yang dikatakan Bapak Wapres Jusuf Kalla, subsidi BBM yang mencapai 70 persen hanya dinikmati oleh kalangan menengah ke atas, yang 30 persen tidak menikmatinya.

Pro dan kontra pun merebak, ada yang menolak, ada yang mendukung. Pemerintah memang seperti kehabisan akal, bagi SBY ini mungkin dilematis, menjelang pemilu, pemerintah pasti ingin memberikan yang manis-manis kepada rakyatnya, dengan harapan nanti terpilih lagi. Tapi menahan harga BBM juga berat, kondisi ekonomi (katanya) memang mengharuskan menaikkannya.

Memang, bensin bersubsidi (premium) memang merupakan konsumsi menengah ke atas. Yang punya sepeda motor, apalagi mobil tentu tak bisa dikategorikan sebagai miskin. Mereka adalah penikmat subsidi BBM. Sedangkan rakyat kecil, apalagi yang di desa-desa, memakai minyak tanah hanya untuk menyalakan api pertama, selanjutnya memakai kayu bakar.

Namun harus diwaspadai efek berantainya. BBM naik maka angkutan akan naik, harga-harag juga akan naik, inflasi akan naik, yang terkena akhirnya juga rakyat kecil juga, yang penghasilannya tak seberapa, apalagi kalau dihantam inflasi yang tinggi.

Lalu bagaimana, haruskah BBM naik? Kalau saya sih setuju saja naik, namun harus jelas dana hasil pemotongan subsidi itu kemana. Juga harus ada kebijakan pengimbang lainnya untuk menghemat BBM bersubsidi. Misalnya, mobil-mobil mewah di atas 2000 cc tidak boleh memakai BBM bersubsidi.

Semoga kalaupaun BBM jadi naik, pemerintah melakukannya dengan cermat, bukan karena sudah kehabisan akal. Harus ada kebijakan pengimbang lain sehingga efek yang dihasilkan tak begitu membebani rakyat.

Yang untung adalah pedagang, BBM naik, pedagang untung, palagi kalau bisa menimbun banyak BBM dengan harga lama.

« HOME

posted on:5/12/2008 10:58:47 PM | by: meds | under: diary | coment on medscript ( 2 ) Komentar

Bookmark and Share

Related Post

  1. Sugeng warsa enggal--11/29/2011 10:49:55 AM
  2. Selamat menjalankan ibadah puasa ramadan 1432 H--8/4/2011 8:24:41 AM
  3. Post pindahan dari tutorial.sumedi.net--5/29/2010 1:10:52 AM
  4. Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1932--3/16/2010 12:30:27 AM
  5. Dapat kiriman dari BV dan Bidpertiser--3/5/2010 6:33:44 AM
  6. Selamat Tahun Baru 2010--12/31/2009 12:47:40 PM
  7. Selamat Jalan Gus Dur--12/30/2009 4:14:17 PM
  8. Buku membongkar Gurita Cikeas ditarik--12/27/2009 4:53:17 AM
  9. Kontes SEO, Astaga, masih halaman 5--12/23/2009 2:14:17 PM
  10. astaga.com lifestyle on the net --12/14/2009 3:18:24 PM
  11. Lebaran tidak mudik--9/10/2009 4:01:40 PM
  12. Dirgahayu Indonesiaku--8/18/2009 3:28:40 AM
  13. Pilpres Usai--7/9/2009 1:47:11 AM
  14. Setelah seminggu pulang kampung, lalu....--7/1/2009 9:52:56 PM
  15. Libur ngeblog seminggu--6/4/2009 10:22:14 AM
  16. Mau melatih kesabaran, datanglah ke Jakarta--5/2/2009 1:11:53 AM
  17. Valentines Day--2/14/2009 5:17:08 AM
  18. Go Green: Taman Kecil Hijau--1/23/2009 3:21:04 AM
  19. Foto Jalan-jalan ke Bandung--1/7/2009 11:34:06 AM
  20. Awal Tahun Ulang Tahun, Tumpengan--1/7/2009 9:42:18 AM

Komentar

Silakan berkomentar. Tuliskan url blog atau website anda dengan valid. Link di komentar ini dofollow. Jadi anda akan dapat bonus backlink

PURSITO mengatakan ...

7/7/2008 4:59:17 AM

Ada yang mengatakan, subsidi BBM salah alamat, yang menikmati para pemakai mobil, yg mobilnya banyak menikmati subsidi banyak. Kalau begitu alasannya, dikeluarkan aturan supaya yg pakai mobil tidak boleh mengisi BBM bersubsidi, bukan subsidinya yang ditarik semua. Dampaknya sangat luas, karena menyangkut segala aspek kehidupan. Harga2 naik semua terbebani, yang berat adalah masyarakat bawah. Apa betul pemimpin2 kita tidak bisa berpikir hemat???.


MEDS mengatakan ...

7/7/2008 5:26:30 AM

Saya juga bingung mas Sito. Kebijakan BBM juga tidak tepat sasaran. aneh, dinaikkan tapi di beberapa tempat masih langka. dan rakyat kecil yang paling banyak menganggung akibatnya, tapi apa tindakan pemerintah?


Nama | Name

Email

*tidak ditampilkan

Blog/ Website

*tanpa http

Komentar

Masukkan Kode Berikut | Refresh untuk ganti Kode

CAPTCHA |

about sumedi
foto sumedi

ini adalah personal blog saya. Berisi tulisan, pendapat pribadi, ulasan terhadap sesuatu. Untuk mencari dan berbagi pengalaman. Mengapa bukan wordpress, jomlaa, atau drupal? [selengkapnya]

recent post asp
my comments
my archives

Viewed: 291820 kali
its just click counter not unique visitor, not visit counter