Besok Gerhana Matahari Cincin
Menurut info dari Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) akan terjadi gerhana matahari cincin pada senin (26/01). Ini merupakan peristiwa rutin 20 tahunan. Gerhana matahari akan berlangsung mulai pukul 15.20 WIB dan berakhir pada pukul 17.50 WIB, dengan puncak gerhana pada pukul 16.40 WIB. Gerhana ini bisa terlihat di wilayah Indonesia di pulau Sumatera, Jawa dan Kalimantan.
Yang mau melihat gambar dan penjelasan, silakan kunjungi postingan blognya Mas Yulian tentang Gerhana matahari tanggal 26 Januari 2009.
Tahun 2008 juga pernah terjadi Gerhana Matahari yaitu pada hari Jumat, 1 Agustus 2008. Namun gerhana waktu itu sebagian besar dari jalur totalitasnya menyapu daerah-daerah yang jarang dihuni manusia, dan berada di daerah sekitar Kutub Utara dan Siberia yang sebagian besar tertutup awan. Hanya pada saat jalur totalitas tersebut bergerak ke arah selatan, menuju Mongolia dan Cina, harapan untuk melihat gerhana tersebut di bawah cuaca cerah semakin meningkat.
Jalur totalitas akan dimulai dari daerah Nunavut di Kanada bagian utara dan akan melewati Grise Fiord (populasi: 150), salah satu kota paling utara di Kanada. Bayangan bulan kemudian akan menyeberangi Tanah Hijau menuju Rusia, melewati Pulau Svalbard, Tanah Franz Josef, dan Pulau Novaya Zemlya. Puncak gerhana akan terjadi pada pukul 10:21:07 Waktu Greenwich. Ini adalah saat ketika sumbu dari umbra Bulan melewati titik paling dekat ke pusat Bumi dan ini adalah saat ketika durasi gerhana mencapai waktu paling lama. Puncak gerhana akan terjadi di dekat kota Nadym, berlangsung selama 2 menit 27 detik. (langitselatan.com)
Saya punya pengalaman menakutkan sewaktu mengalami gerhana Matahari total waktu masih kecil, mungkin SD, (1983 (?)), atau malah belum sekolah. Waktu kecil, saya paling takut dengan gempa, hujan abu, juga yang gelap-gelap.
Apalagi sewaktu gerhana diumumkan pemerintah, isu-isu langsung beredar dengan kencang: sumur harus ditutup, nanti keracunan. Jangan berani menatap gerhana, nanti bisa jadi buta. Jadilah, para orang tua menutup sumur, mengurung ayam-ayam, sapi dan peliharaan. Tak ad ayang berani keluar rumah.
Waktu hari mau gerhana, saya di rumah "kemulan sarung", menunggu dengan takut hari yang perlahan-lahan beranjak gelap. Melihat bayangan temaram dari genting kaca. Jam 12 siang hari gelap total.
Mamak, kakak saya berkumpul di ruang tengah, saya makin erat "kemulan sarung". Kira-kira jam satu-an gerhana sudah lewat, saya baru berani keluar, ternyata sudah terang-benderang.
Sekarang tidak takut lagi kalau mau aga gerhana, malah penasaran. Takjub dengan fenomena alam, Bumi, bulan, matahari dalam satu garis. Kok bisa? lebh takjub lagi, ilmu pengetahuan bisa memprediksi dengan akurat.
Yang di wilayah utara pulau Jawa, siap-siap melihat gerhana.
posted on:1/25/2009 9:02:29 AM | by: meds | under: lain-lain |
( 3 ) Komentar

